[ republika.co.id Rabu, 01 Juli 2009 pukul 20:38:00 ] JAKARTA–Pemimpin Redaksi Indonesia Monitor (IM), Mulia Siregar, membawa kasus pengejekan yang dilakukan Rizal Mallarangeng ke Dewan Pers. Hal itu terkait pernyataan salah seorang anggota tim sukses SBY-Boediono itu yang menuduh IM sebagai koran kuning.
“Mulut dia (Rizal) memang perlu disekolahkan lagi,” kata Mulia saat dihubungi Republika, Rabu (1/7). Diharapkan, setelah lapor ke Dewan Pers, IM bisa segera memberi somasi kepada Rizal. Tindakan hukum pun, kata dia, sangat mungkin dilakukan.
Selepas kampanye Boediono di Makassar, Rizal kembali mengejek IM sebagai koran kuning. “Monitor itu comberan, koran kuning itu,” ujarnya di depan para wartawan saat konferensi pers di Hotel Aryaduta, Makassar.
Ia menyatakan, sebenarnya dirinya tidak mempermasalahkan terhadap berita yang menuduh istri Boediono beragama Katolik tersebut. “Hanya saja yang saya tidak terima adalah ketika wapres Jusuf Kalla membiarkan comberan itu masuk ke ruang kerjanya,” ungkap Rizal.
Oleh karena itu, tuturnya, ia meminta agar wapres meminta maaf atas beredarnya berita tersebut. “Sebagai wapres tentunya beliau harus memberikan contoh, teladan, dan pertanggungjawaban kepada publik,” kata Rizal.
Hal ini, kata dia, didasarkan fakta bahwa Adi Zein Ginting telah menyatakan bertanggung jawab terhadap penyebaran berita tersebut dan mengakui perbuatannya merupakan perintah Syukir, seorang caleg dari Partai Hanura. nan/rif



