[news.okezone.com Kamis, 9 April 2009 - 14:11 wib ] CIKEAS – Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Kepala BIN Syamsir Siregar ,Menkopolhukam Widodo AS dan Mensesneg Hatta Radjasa mendadak datang ke kediaman Presiden SBY di Puri Cikeas Bogor.
Kelima petinggi negara tersebut datang ke kediaman Presiden SBY pada pukul 13.45 WIB dan langsung melalui pendopo untuk masuk ke kediaman SBY.
Adapun Mensesneg Hatta Radjasa menyempatkan diri menyapa wartawan yang sedang makan sidang di pendopo. Belum diketahui apa agenda pertemuan mendadak tersebut.
Mensesneg Hatta Radjasa tidak merinci maksud pertemuan tersebut dan hanya mengatakan bahwa pertemuan itu hanya sekedar koordinasi.
“Koordinasi saja,” jelasnya singkat. Diduga kuat pertemuan terkait dengan insiden yang terjadi di Papua beberapa hari terakhir. Adapun peristiwa tersebut yaitu:
- Rabu 8 April malam, sebuah bom rakitan meledak di bawah jembatan Muara Tani di Kabupaten Jayapura, Papua. Setelah ledakan itu, dilakukan penyisiran dan ditemukan juga dua bom rakitan di bawah jembatan itu.
- Rabu 8 April pukul 20.30 waktu setempat terjadi penganiayaan terhadap lima warga pendatang yang berprofesi sebagai tukang ojek di Wamena. Akibatnya, tiga orang meninggal, dan dua lagi kritis.
- Rabu 8 April pukul 22.30 waktu setempat, satu tangki bernomor 11 di Depo Biak meledak. Akibatnya, satu orang tewas, dua luka-luka dan api tersebut sempat mengenai rumah warga.
- Kamis 9 April dini hari, terjadi penyerangan di penyerangan di posko perbatasan Papua dengan Papua Nugini di wilayah Untung. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa ini.
- Kamis 9 April pukul 1.15 dini hari, terjadi pembakaran di Gedung Rektor Universitas Cendrawasih dan pembakaran bus-bus yang berada di lokasi.
- Kamis 9 April pukul 1.30 dini hari, terjadi penyerangan di Polsek Abepura. Segerombolan orang bersenjatakan perang, busur, panah, dan tombak menyerang Polsek Abepura. Akibatnya, satu orang ditemukan tewas. Polisi telah mengamankan enam warga untuk dimintai keterangan dan menetapkan lima tersangka terkait kasus ini.



